-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Makalah Pembuatan Batu Bata 2015

Monday, October 19, 2015 | Monday, October 19, 2015 WIB | 0 Views Last Updated 2015-10-19T06:19:06Z
KATA PENGANTAR

 Andi Mustika

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat dan rahmatNya sehingga penulis bisa menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul “Makalah Pembuatan Batu Bata”.
Dalam penyusunan makalah ini kami telah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan kami. Namun sebagai manusia biasa,penulis tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan baik dari segi tekhnik penulisan maupun tata bahasa. Tetapi walaupun demikian penulis berusaha sebisa mungkin menyelesaikan makalah ini meskipun tersusun sangat sederhana.
Demikian semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya. Kami mengharapkan saran serta kritik dari berbagai pihak yang bersifat membangun.






DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...........................................................................................

DAFTAR ISI..........................................................................................................

BAB I  PENDAHULUAN....................................................................................
A. Latar Belakang.........................................................................
B. Tujuan dan Manfaat................................................................

BAB II  PEMBAHASAN...................................................................................
A.  Sejarah Singkat Pembuatan Batu Bata.....................................
B.  Fungsi Batu Bata......................................................................
C.  Alat dan Bahan Dalam Pembuatan Batu Bata.........................
D.  Memilih Tanah Yang Tepat......................................................
E.   Proses Pembuatan Batu Bata...................................................
F.   Keunggulan Batu Bata.............................................................
G.  Syarat-Syarat Batu Bata...........................................................
H.     Pengujian Bata......................................................................

BAB III  PENUTUP.............................................................................................
A.  Kesimpulan...............................................................................
B.  Saran  ...............................................................................................





BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Batu bata merupakan salah satu komponen yang penting pada suatu bangunan. Batu bata biasa digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan dinding rumah/gedung. Batu bata sering dipilih sebagai bahan alternatif utama penyusun bangunan karena harganya yang relatif murah, mudah diperoleh, memiliki kekuatan yang cukup tinggi, tahan terhadap pengaruh cuaca, dan tahan terhadap api. Pada umumnya pembuatan bata merah pejal dengan cara dibakar dengan suhu 800°C sehingga tidak hancur bila direndam dalam air, sedangkan pembakarannya menggunakan sekam padi atau kayu bakar yang dapat menimbulkan polusi udara melalui emisi CO2.
Disamping itu juga pembuatan batu bata merah dipengaruhi oleh cuaca maka apabila kondisi cuaca yang kurang baik akan sangat mempengaruhi pembuatan batu bata dan produktivitas akan menurun sehingga batu bata akan sulit untuk didapatkan.
B.  Tujuan dan Manfaat
Mencari tahu bagaimana proses pembuatan bata yang sebenarnya dan memberikan pengetahuan tentang pembuatan batu bata tersebut pada mahasiswa teknik sipil agar menguasai salah satu bahan bangunan yang sering dipakai dalam pembuatan bangunan selama ini.
Selain itu juga untuk mengetahui apa ciri-ciri bata yang kuat untuk membuat bangunan, karena setiap batu bata mempunyai kekuatan sendiri-sendiri.
BAB II
PEMBAHASAN

A.    Sejarah Singkat Pembuatan Batu Bata
Sejak zaman nenek moyang dulu pembuatan batu bata telah ada walaupun secara manual, dari situlah para warga mulai  pempelajari dan mengetahui tata cara pembuatan batu bata, mulai dari pencarian bahan sampai proses pembakarannya.
Meskipun secara manual kualitas batu bata yang dihasilkan cukup bagus mengingat tanh yang digunakan untuk pembuatan batu bata adalah tanah liat yang mempunyai susunan tanah yang sangat kuat.
Batu bata merupakan salah satu bahan dasar dalam membuat tembok rumah atau bangunan lain yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Permintaan batu bata terus meningkat seiring dengan banyaknya masyarakat yang ingin membangun maupun merenofasi rumahnya. Untuk itu, pembuatan batu bata dapat member peluang bisnis yang menjanjikan.
B.  Fungsi Batu Bata
Siapapun tahu tentang batu bata meskipun bukan pekerja bangunan. Batu bata sangat akrab dengan kehidupan kita, berasal dari tanah liat yang dibentuk dengan cetakan berukuran tertentu kemudian dibakar.Yang tidak kalah penting dalam menjaga mutu dari dinding adalah spesi atau perekat antar bata. campuran yang baik akan menyebabkan dinding kita awet dan bisa bertahan terhadap resapan air dari tanah maupun air hujan. Semakin baik kualitas spesi yang digunakan untuk merekatkan bata semakin berkualitas pula dinding yang kita dapat.
Memiliki kwalitas yang bermacam – macam tergantung bahan yang dibuat serta media pembakarnya. Ada yang membakar menggunakan sekam ada pula yang menggunakan kayu bakar. Kwalitas pembakaran denbgan kayu bakar memiliki grid yang lebih tinggi atau berkualitas lebih baik. Batu bata bisa juga berfungsi sebagai gewel, mempunyai nilai yang lebih ekonomis dari pada kita mengguakan kuda-kuda dari kayu. Dinding yang menggunakan bahan batu bata memiliki daya serap terhadap panas cukup baik sehingga terasa nyaman.
Harganya yang relatif murah dan banyak tersedia menjadi pilihan terbaik sampai saat dewasa ini untuk bangunan rumah tinggal. Yang tidak kalah penting dalam menjaga mutu dari dinding adalah spesi atau perekat antar bata. campuran yang baik akan menyebabkan dinding kita awet dan bisa bertahan terhadap resapan air dari tanah maupun air hujan.

C.    Alat dan Bahan Dalam Pembuatan Batu Bata
Bahan baku batu bata adalah tanah liat atau tanah lempung yang telah dibersihkan dari kerikil dan batu-batu lainnya. Tanah ini banyak ditemui di sekitar kita. Itulah salah satu penyebab, batu bata mudah didapatkan. Adakalanya, kita melihat batu bata yang warna dan tingkat kekerasannya berbeda.
Perbedaan ini disebabkan karena perbedaan bahan baku tanah yang digunakan untuk pepmbuatan batu bataserta perbedaan teknik pembakaran yang diterapkan. Berikut alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan batu bata :
1.  Alat :
a.      Sekop atau cangkul
b.      Gerobak
c.      Alat Cetak batu bata
d.      Oven(tempat pembakaran)
2.  Bahan Utama:
a.      Tanah liat
b.      Air
c.     Sebuk padi
3.  Bahan Tambahan
A.Pasir
     Jika hanya tanah liat yang digunakan dalam proses pembuatanya maka setelah proses pembakaran sangat mungkin ditemukan bata dengan susut ukurannya, selain itu juga menyebabkan bata melengkung dan juga retak. Nah karena retak, variasi ukuran yang besar, juga bentuk bata yang melengkung merupakan salah satu kejelekan bata merah atau kejelekan batu bata, maka ketika anda mau memilih bata merah hindari kejelekean tadi dan kalau mau tahu salah sau penyebabnya adalah kurangnya pasir dalam prorses pembuatan bata. Tetapi perlu diingat bahwa terlalu banyak pasir akan menyebabkan bata anda menjadi getas dan lemah, ini juga harus dihindari
D.    Memilih Tanah Yang Tepat
Hampir semua jenis tanah dapat digunakan sebagai bahan pembuatan batu bata kecuali yanah yang mengandung pasir atau kapur. Tanah yang mengandung pasir atau kapur akan membuat batu bata mudah pecah. Sedangkan untuk mengetahui tanah itu cocok untuk pembuatan batu bata, maka ada cara untuk mengetahuinya.
Pertama, ambil tanah tersebut, campur dengan air, kemudian diaduk hingga rata. Setelah itu dimasukan kedalam mesin molen.
Kedua, tanah tersebut dikeringkan dan di bakar, jika berwarna merah menyala saat dibakar, maka bahan tersebut sangat baik untuk pembuatan batu bata.
E.    Proses Pembuatan Batu Bata
Dalam pembuatan batu bata ada 3 tahap yaitu sebagai berikut :
a.     Tahap penghalusan :
Tanah merah yang sudah ada diangkat kemudian dimasukan ke dalam wadah yang telah disediakan, sebelum dimasukan wadah tersebut diisi  dengan air terlebih dahulu, selanjutnya tanah dimasukan dalam mesin.
b.    Tahap Pembakaran :
Pembakaran batu bata berlangsung di oven yang terbuat dari batu bata yang direkatkan menggunakan tanah liat itu sendiri. Pembakaran menggunakan kayu yang keras seperti : kayu mangga, kenari, linggua dan kayu yang keras lainnya. Proses pembakaran berlangsung selama 2 hari, yaitu 2 siang dan 2 malam. Apabila  tinggi tempat pembakaran kurang dari 4 meter bisa menampung 6000 bata. selanjutnya bata yang telah diuapkan hingga temperatur suhu naik/tinggi, setelah itu didinginkan dan dikeluarkan melewati pintu Oven yang berada di samping.
F.     Keunggulan batu bata :
a.     Keretakan relatif jarang terjadi.
b.     Kuat dan tahan lama.
G.     Syarat-syarat batu bata:
Persyaratan batu bata atau bata merah menurut SII-0021-78 dan PUBI 1982 adalah sebagai berikut:
1.      Bentuk standar bata ialah prisma segi empat panjang, bersudut siku-siku dan tajam, permukaan rata dan tidak retak-retak
2.   Ukuran standar
Modul M-5a:190x90x65 mm
Modul M-5b:190x140x65 mm
Modul M-6:230x110x55mm
3.  Bata dibagi menjadi 6 kelas kekuatan yang diketahui dari besar kekuatan tekan yaitu kelas 25, kelas 50, kelas 150, kelas 200 dan kelas 250. Kelas kekuatan ini menunjukan kekutan tekan rata-rata minimal dari 30 buah bata yang diuji
4.  Bata merah tidak mengandung garam yang dapat larut sedemikian banyaknya sehingga pengkristalanya (yang berupa bercak-bercak putih) menutup lebih dari 50% permukaan batanya.





H.    Pengujian bata
Untuk mengetahui baik buruk dan mutu bata harus dilakukan pengujian sebagai berikut :
1. Uji serap air
Pengujian ini dilakukan dengan cara bata diambil acak dalam keadaan kering mutlak kemudian direndam dalam air sampai semua porinya terisi dengan air. Maka persentase berat air yang terserap dalam bata dibandingkan berat bata adalah indeks angka serap air pada bata. Bata merah atau batu bata diangap baik jika penyerapan airnya kurang dari 20%. Sepertinya kalau yang ini harus dilakukan di laboratorium
2. Uji kekerasan
Uji kekerasan bata dilakukan dengan menggoreskan kuku pada permukaan bata, jika goresan dengan kuku itu menimbulkan bekas goresan maka kekerasan bata anda kurang baik. Nah yang ini mudah kan bisa anda lakukan sendiri.
3. Uji bentuk dan ukuran
Semua permukaan bata harus rata dan bersudut siku-siku.
4. Uji bunyi
Uji bunyi dilakukan dengan memegang dua bata kemudian memukulkanya satu dengan yang lainya dengan pukulan tidak terlalu keras. Bata yang baik akan mengeluarkan bunyi yang nyaring.
5.Uji kandungan garam
Uji kandungan garam dilakukan dengan cara merendam sebagian tubuh bata kedalam air, air akan terserap bata sampai ke bagian bata yang tidak direndam.


BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah kita tulis di atas, dapat disimpulkan bahwasanya pembuatan batu bata itu bisa secara tradisional. Dan kualitas yang dihasilkannya juga kuat tergantung bagaimana campuran bahan pembuatannya. Dan dari proses pwmbuatan bata yang agak rumit tersebut, terciptalah bata yang sering digunakan untuk pembuatan bangunan.
B.    Saran
1. Belilah bata yang berasal dari daerah yang sudah memang terkenal baik tanahnya. Biasanya disebuah daerah yang tanahnya jika dibuat genteng bagus maka biasanya juga akan dihasilkan bata yang bagus.
2. Walapun bata yang kita gunakan dalam jumlah ribuan, tidak ada salahnya dicek secara acak kualitas batanya.
3. Jika memang sudah terlanjur membelinya, atau sudah terlanjut terpasang tetapi kulitas batanya kurang bagus, maka komponen beton anda yang harus dijaga kualitasnya. Kualitas beton yang mesti anda jaga, meliputi kualitas beton, kulitas besi tulangan beton dan yang sangat penting adalah cara pelaksanaan atau pembuatan betonya dan jangan lupa perawatan betonnya.














GURU PEMBIMBING : IBU HALIMAH
ANDI GUNAWAN
ANDI MUSTIKA
LIA RESTY
SANTI CHANIA
NELI GUSTIANINGSIH
NOVITA SARI
PUTRI AYU LESTARI





×
Berita Terbaru Update